Tepung berkarbohidrat tinggi biasanya memiliki ciri berupa tekstur yang lebih halus, warna cenderung putih atau krem dan rasa yang netral. Hal itu membuatnya lebih mudah diolah menjadi berbagai jenis makanan baik makanan ringan maupun menu utama.
Tepung jenis ini umumnya berasal dari sumber nabati seperti padi, gandum, singkong, atau jagung. Kandungan karbohidratnya yang tinggi membuat tepung berkarbohidrat menjadi bahan utama dalam pembuatan roti, kue, dan mi.
Jenis Tepung Berkarbohidrat Tinggi
Tepung dengan kandungan karbohidrat yang tinggi sangat bagus dijadikan sumber energi jika sudah diolah menjadi makanan. Berikut ini adalah beberapa jenis tepung dengan kandungan karbohidrat yang cukup tinggi;
1. Tepung Tapioka

Tepung tapioka merupakan jenis tepung yang diolah dari pati singkong dan sering dikenal juga sebagai tepung kanji. Perlu diketahui, singkong dapat menghasilkan beberapa jenis tepung, namun untuk jenis tepung tapioka hanya menggunakan bagian patinya.
Sementara tepung singkong lainnya dibuat dari umbi yang dihancurkan secara langsung. Tepung ini berwarna bening, mudah mengental saat dipanaskan, dan memiliki sifat lengket. Oleh karena itulah bahan pati singkong sering dimanfaatkan sebagai dasar pembuatan lem.
Dalam dunia kuliner, tapioka banyak dipakai untuk memberi tekstur kenyal, misalnya pada bakso, atau sebagai pengental masakan. Meski bukan tepung utama, tapioka sering ditambahkan untuk memperbaiki tekstur adonan agar lebih elastis.
2. Tepung Gandum

Gandum terkenal sebagai jenis tepung untuk membuat kue. Berbeda dengan Indonesia yang lebih akrab dengan tepung berbahan dasar beras atau singkong, gandum justru menjadi pilihan umum di banyak negara Eropa.
Tepung ini memiliki beberapa varian tergantung dari jenis gandum yang digunakan. Ada tepung gandum utuh yang terbuat dari seluruh biji gandum, lalu ada juga tepung terigu yang terbuat dari biji gandum bagian dalamnya saja.
Karbohidrat tepung terigu dan tepung gandum sama-sama tinggi meskipun kandungan nutrisinya sedikit berbeda. Tepung gandum lebih tinggi kandungan serat dan vitamin dibanding tepung terigu.
3. Tepung Beras

Tepung beras termasuk tepung karbohidrat tinggi karena terbuat dari beras yang dihaluskan. Tepung ini sering menjadi bahan dasar berbagai kue tradisional karena mampu menghasilkan tekstur yang lembut, sedikit kenyal, dan tidak mudah hancur.
Saat digunakan untuk membuat kue, tepung beras biasanya memberikan sensasi lembut. Di Indonesia tepung beras banyak dimanfaatkan untuk membuat membuat aneka jajanan pasar. Misalnya seperti kue lapis, kue nagasari, bubur sum-sum, dan lainnya.
Selain itu, tepung beras juga sering dijadikan campuran adonan agar makanan lebih crispy. Bahkan tidak sedikit juga yang memilih membuat gorengan peyek, bakwan, atau pisang goreng hanya menggunakan tepung beras. karena tidak mudah lembek.
4. Tepung Jagung

Tepung jagung merupakan jenis tepung yang banyak dikenal masyarakat dengan sebutan maizena. Namun, perlu diketahui bahwa maizena sebenarnya adalah nama merek dagang, sedangkan produk yang dimaksud adalah corn starch atau pati jagung.
Tepung ini memiliki karakteristik berwarna putih, bertekstur sangat lembut, serta mudah larut ketika dicampurkan dengan air atau adonan. Tepung jagung sering menjadi bahan pengental untuk berbagai hidangan, seperti sup, saus, atau masakan berkuah lainnya.
Tepung jagung dipakai karena mampu memberikan konsistensi yang lebih kental dan stabil. Selain itu, tepung jagung juga umum digunakan sebagai bahan tambahan dalam pembuatan kue, biskuit, atau camilan renyah untuk membantu menghasilkan tekstur yang lebih ringan.
5. Tepung Ketan

Tepung ketan termasuk tepung berkarbohidrat tinggi meskipun tidak setinggi terigu dan gandum. Ketan adalah jenis beras yang ketika dimasak menghasilkan tekstur jauh lebih lengket dibandingkan beras biasa.
Proses pembuatannya dilakukan dengan menumbuk atau menggiling beras ketan hingga menjadi butiran tepung halus. Karena sifat alaminya yang lengket, tepung ketan sangat cocok digunakan sebagai bahan dasar berbagai kudapan tradisional yang bertekstur kenyal.
Banyak jajanan nusantara yang mengandalkan tepung ini, seperti onde-onde dengan kulitnya yang kenyal, getas yang legit, kue bugis yang lembut dan lengket, hingga putri mandi dan opak ketan.
6. Tepung Kacang Hijau

Saat ini, tepung kacang hijau menjadi salah satu bahan yang cukup banyak digunakan dalam berbagai olahan. Tepung ini memang dibuat dari pati kacang hijau yang diolah hingga menjadi bubuk halus.
Tepung kacang hijau juga menjadi bahan penting dalam pembuatan kue lapis dan aneka kue tradisional lainnya. Teksturnya yang lembut serta kemampuannya memberikan hasil yang kenyal membuat tepung ini semakin digemari sebagai bahan baku berbagai kreasi makanan.
Salah satu makanan yang terbuat dari tepung kacang hijau adalah bolu kacang hijau. Bolu ini memiliki tekstur lembut, aroma khas kacang hijau yang gurih, serta rasa manis yang tidak berlebihan.
7. Tepung Sagu

Berbeda dengan tepung gandum, beras, ataupun kacang-kacangan yang berasal dari biji atau buah tanaman, tepung sagu justru dibuat dari pati yang diekstrak dari batang pohon sagu. Pohon ini banyak ditemui di wilayah timur Indonesia.
Sagu termasuk tepung berkarbohidrat tinggi yang telah lama menjadi sumber pangan utama bagi masyarakat setempat. Selain dikonsumsi sebagai makanan pokok, pati sagu kemudian diolah menjadi tepung yang dapat digunakan untuk berbagai kreasi kuliner.
Teksturnya yang kenyal dan elastis membuat tepung sagu sangat cocok digunakan dalam aneka hidangan tradisional. Beberapa makanan populer yang menggunakan tepung sagu antara lain pempek, kue bagea, hingga bika ambon yang terkenal dengan seratnya yang unik.
8. Tepung Roti

Tepung roti atau tepung panir merupakan jenis tepung yang berasal dari roti tawar. Cara membuatnya yaitu dengan mengeringkan roti hingga benar-benar keras, kemudian dihancurkan atau ditumbuk menjadi butiran halus.
Berbeda dari tepung lainnya, tepung roti umumnya tidak digunakan sebagai bahan utama dalam adonan. Tepung roti biasanya hanya dijadikan pelengkap pada berbagai hidangan. Fungsinya adalah memberikan tekstur renyah atau kriuk pada makanan.
Biasanya tepung panir digunakan untuk membuat nugget, kroket, udang goreng tepung, atau ayam crispy. Berkat kemampuannya menciptakan lapisan luar yang garing, tepung roti menjadi bahan favorit untuk menghasilkan tampilan dan cita rasa yang lebih kriuk.
Itulah berbagai jenis tepung berkarbohidrat tinggi yang sering digunakan dalam resep sehari-hari. Setiap tepung memiliki karakteristik dan fungsinya masing-masing. Jadi Anda hanya perlu memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan masakan.
Jika Anda membutuhkan bahan baku tepung yang berkualitas, Melati Putra Jaya siap menjadi mitra terbaik Anda. Sebagai pabrik tepung tapioka terpercaya, Melati Putra Jaya menghadirkan produk tepung berkualitas tinggi yang diproses secara higienis.